Cipatat, Juli 2025 — Setiap pagi di SMK Negeri 1 Cipatat, aktivitas Sapa Pagi menjadi wajah pertama yang menyambut kedatangan murid. Lebih dari sekadar sapaan ramah, kegiatan ini telah menjadi bagian penting dari pembentukan karakter dan budaya industri di lingkungan sekolah.

Program yang digawangi Tim Kesiswaan ini dilaksanakan setiap hari mulai pukul 06.30 WIB, Sapa Pagi melibatkan guru dan tenaga kependidikan yang hadir lebih awal untuk menyambut murid di gerbang sekolah. Mereka menyapa, mengamati, dan memberi perhatian hangat, sebagai bentuk pembiasaan positif sekaligus penguatan hubungan emosional antara pendidik dan peserta didik.

Membangun Budaya Industri Sejak Dini
Program ini selaras dengan nilai-nilai budaya kerja di dunia industri, yang menuntut:
- Kedisiplinan waktu
- Sikap proaktif dan komunikatif
- Kepedulian terhadap lingkungan kerja
- Kesiapan mental sebelum memulai aktivitas
Dengan datang lebih awal dan disambut dengan penuh penghargaan, murid belajar menghargai waktu, menunjukkan etika saat memasuki lingkungan kerja (dalam hal ini, sekolah), dan membangun kesadaran bahwa setiap hari adalah kesempatan untuk tumbuh dan berkontribusi.
Menumbuhkan Nilai Pancawaluya & Visi CERDAS
Sapa Pagi juga menjadi sarana internalisasi nilai-nilai Pancawaluya:
- Cageur: hadir dalam kondisi sehat dan semangat
- Bageur: menyapa dan bersikap ramah
- Bener: mematuhi waktu dan aturan
- Pinter: menyiapkan diri untuk belajar
- Singer: peka terhadap suasana dan kebutuhan sesama
Dengan pembiasaan ini, SMKN 1 Cipatat semakin mengokohkan visinya dalam mencetak lulusan CERDAS—Cakap, Entrepreneur, Religius, Disiplin, Adaptif, dan Siap Bersaing—yang tidak hanya unggul secara akademik dan teknis, tetapi juga siap memasuki dunia kerja dengan sikap profesional.
“Sapa Pagi adalah gerbang awal menuju masa depan. Di dunia industri, kesiapan kerja dimulai sejak langkah pertama memasuki area kerja. Begitu pun di sekolah: kedatangan pagi bukan hanya rutinitas, tapi pembiasaan budaya disiplin,” ungkap Kepala SMKN 1 Cipatat.
Dengan komitmen berkelanjutan, program Sapa Pagi menjadi langkah kecil namun berarti untuk membentuk manusia unggul yang tidak hanya cerdas secara pengetahuan, tetapi juga kuat dalam karakter dan etos kerja.





